Catatan Perjalanan #36 : Semesta Kecil di dalam Akar
Catatan Perjalanan #36: Semesta Kecil di dalam Akar “Aku ulang tahun hari ini!” kataku sambil memegang ujung gaun pesta pink yang mengembang seperti awan gula-gula. Rambutku dikepang dua dengan pita kecil di kanan kiri kepala. Tapi pesta ulang tahunku aneh sekali. Tidak ada taman bermain, tidak ada badut, bahkan tidak ada meja panjang penuh makanan. Aku berdiri di tengah labirin besar dari sulur akar serabut yang menjulang seperti lorong rahasia. Langit malam tampak dekat sekali, seperti bintang sedang menunduk untuk mendengar isi hatiku. “Kenapa aku di sini?” tanyaku kecil pada angin. Tapi angin hanya lewat pelan, membawa aroma bunga yang terasa sangat familiar—seperti aroma pelukan ibu. Di ujung labirin, kata orang-orang kecil di kepalaku, ada banyak ular. Ular-ular itu menjaga jalan menuju sesuatu yang sulit dijelaskan. Aku takut. Sangat takut. “Kalau Mama masih ada, Mama pasti gandeng tangan aku…” gumamku sambil menunduk. Sudah la...